Menajamkan Kebiasaan di 2013

Its New Year and New Me! kata Sam Evans di video klip di bawah ini. Dan itu juga teriakan saya untuk diri saya sendiri. Mungkin ada beberapa dari kalian, sama seperti saya. Menghabiskan bulan Januari dengan merasa bersalah karna di habiskan untuk ujian dan liburan lalu leyehleyeh saja. Resolusi terbengkalai, dan mungkin saja ada yang belum bikin resolusi. Jadi ini video untuk kalian semua yang lagi membangun semangat di tahun baru ini, untuk kita yang baru. 🙂

So, What to do supaya kamu bisa meningkatkan mood kamu untuk berkarya dan menyelesaikan resolusi kamu di tahun ini?

Cari cara untuk mengubah kebiasaan kamu Resolusi yang kita buat adalah bentuk niatan kita untuk menjadi sesuatu yang lebih besar atau yg lebih baik. So, dalam mencapai resolusi itu, otomatis kemampuan diri kita juga harus ditingkatkan. Dan rintangan yang paling besar untuk meningkatkan kemampuan diri adalah kebiasaan.

Ada ga sih caranya biar bisa menghentikan kebiasaan lama yang buruk?

Ada, ganti kebiasaan buruk kamu dengan kebiasaan baru. Diganti. Bukan ditinggalkan. Sama seperti cinta, akan lebih mudah kita move on setelah meninggalkan pacar saat kita udah punya gebetan yang baru. Karna ketika meninggalkan saja otomatis kita akan teringat-ingat dan terbayang bayang untuk melakukan kebiasaan itu.

Cara lainnya adalah jauhi pemicu kebiasaan buruk kamu, misalnya kamu udah hampir move On dari malas mandi, ya hindari bangun siang.(itu saran buat gue sendiri sih)nah kalau kamu ngerokok ya hindarin liat rokok.

Bahkan menurut Personality and Social Psychology Bulletin, di artikelnya yang berjudul  “The Pull of the Past, When Do Habits Persist Despite Conflict With Motives?” untuk menghindari kebiasaan buruk, kita harus tau dulu kenapa alasannya kita melakukan kebiasaan buruk itu. Nah jadi, kalau kamu ngeliat pemicu kebiasaan buruk kamu, trus kamu pengen ngelakuinnya. Kamu langsung deh tanya sama diri kamu “Do  i really want to do this?” tanya tiga kali. Dan kalau jawabannya masih iya juga, padahal hati kecil kamu bilang ga, jangan takut. Kamu masih menghentikan kebiasaan buruk itu, dengan mengacaukan kinerja otak kamu saat itu. Jadi misalnya kamu lagi makan ice cream, yang ga sehat banget. Makan es krim kamu dengan tangan yang bukan dominan tangan kamu (misalnya biasanya makan pake tangan kanan, sekarang dicoba makannya pake tangan kiri). Nah, jadi otak kamu mencatat bahwa ini adalah bukan kebiasaan kamu, dan akan sedikit menyadarkan kamu.

Nah Mr. BJ Fogg membagi tips ilmunya dalam slideshare “3 Langkah untuk Membentuk Kebiasaan Baru”:

3 Ways to Make New Habit

Saya bantu jabarkan yah;

Hal pertama yang harus dilakukan adalah Buatlah Kebiasaan yang kecil;

Seperti kata Aa Gym mulailah dari hal yang kecil. Jangan terlalu ambisius. Itu kunci kegagalan. Misalnya nih ya, resolusi 2013 salah satunya adalah hidup sehat; yah jangan sekaligus bikin to do list untuk push up 30 kali sehari, jogging 1 km. Yang nyantae aja; push up 3 kali sehari; jalan kaki setengah kilo ga pake lari. 🙂

Kenapa harus bikin target yang kecil? karna poin penting dari kebiasaan adalah konsistensi. Jadi, buat rintangannya sekecil mungkin, gimana bisa, merubah kebiasaan kalau targetnya besar tapi bolong bolong, ga konsisten, ga istiqomah. Mending sedikit tapi berterusan kan.

Yang keduaaah, katanya Om Fogg adalah Temukan titiknya.

Titik disini adalah tempat yang tepat untuk menyelipkan kebiasaan kamu. Jadi caranya adalah taruh kebiasaan baru kamu sesudah kebiasaan lama. Ingat!! SESUDAH!! Dan kalau bisa kebiasaannya harus kebiasaan yang dasar banget, misalnya habis makan kamu harus baca buku. Atau bangun tidur kamu langsung push up.

Yang ketigahhh, Latih terus sampai bisaa.

Kata kunci di poin ini adalah fokusssssz. Jadikan kebiasaan baru ini sebagai rutinitas. Mungkin awalnya masih perlu pake reminder di hp. Kaya calon suami gue, waktu lagi ngapal doa makan, dia selalu naruh doa makan jadi wallpaper di hp nya. 🙂 Nah tanpa disadari kebiasaan kecil kamu, bakal berkembang dengan sendirinya. Dan ujungujungnya bakal jadi salah satu tingkah laku kamu lagi, bukan juga kebiasaan.

Nah mungkin ada yang nanya :kenapa kita ga langsung merubah tingkahlaku aja?

Om Fogg menjelaskan bahwa, biasanya ketika kamu mengubah kebiasaan besar kamu yang udah menjadi tingkah laku, kemungkinan besar kamu akan menempatkannya sebagai sebuah keharusan, kewajiban. Kamu memaksa diri kamu, pokoknya biar sakit yang penting berubah deh. hasilnya hidup kamu penuh dengan energi energi negatif.

Padahal kebiasaan itu terbentuk kalau kamu melakukan sesuatu hal berulang berulang dengan energi positif. Jadi, sort of percuma deh kalau berusaha ngerubah tingkah laku dengan semua energi negatif kamu, mendingan berubah dari hal yang kecil dengan hati yang bahagia dan ikhlas. 🙂

Ada lagi nih tips penting soal mengubah kebiasaan. 🙂

Sebenarnya gampang gampang susah. Cari teman yang mendukung perubahan kebiasaan kita, Malah lebih bagus lagi, yang sama sama pengen ngerubah kebiasaan. Bergabung dengan komunitas di media sosial adalah hal yang paling mudah untuk dilakukan, disitu kita bisa berbagi tips, dan saling menyemangati. But keep it real, jangaan sampai, omongannya besar di twitter soal minum jus tiap hari, tapi kulkas penuh dengan botol soda 😛

Dan untuk menghasilkan sesuatu yang bertahan lama, prosesnya tidak ekspress.

Menurut Oliver Burkeman’s Help! How to be slightly happier and get a bit more done:

…a new study by the University of College London Psychologist Phillipa Lally and her colleagues helps confirm. On average, her subjects, who were trying to learn new habits such as eating fruit daily or going jogging, took a depressing 66 days before reporting that the behaviour had become unchangingly automatic. 

Jadi bersabarlah setidaknya selama 66 hari 🙂

Saya lagi ingin mengubah kebiasaan saya, yang selalu tidur malam, dang bangun siang, juga ketidak disiplinan saya. Kalau kamu?

Be Fierce,

Azmi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s