Tsunami dan Tikus

  Dear kamu, Bisakah sekali ini kamu Dengarkan arus peradaban Kalau perlu lompat saja Ikut arus Toh kamu juga Bagian dari situ Rasakan pahitnya debu permukaan Juga muaknya air kecoklatan Ah, kamu Tenggelamkan dirimu lebih dalam Hirup sana bau lelah di belantara deras Sudah, tak sanggup? Aku baru saja ingin menarikmu lebih dasar. Memandikanmu dalam … Continue reading Tsunami dan Tikus

Advertisements

Hanya Orang Spesial

Aku baru ingat, malam itu kamu bilang.. “Yaudah gapapa (punya orang special lain selain pacar kamu) kan hubungannya ga kemana-mana” Entah itu kode atau bukan –kamu sepertinya manusia yang terlalu sederhana untuk menyiapkan kode jitu seperti itu- aku senang. Kalimat itu seperti approval untuk perasaan berbeda ini ke kamu. Ah, ini konteks kalimatnya seolah si orang … Continue reading Hanya Orang Spesial

Brace Yourself, Ramadhan is coming.

  Halawatul Iman-Manisnya iman; Saya lupa tentang penjelasan materi dan ayat ayat yang ada dalam bahasan ini. Tapi, bahasan ini membekas. Hati saya faham saja apa itu manisnya iman. Hati saya merasakan, nikmatnya manisnya iman. Walaupun otak saya tidak. Saya bersyukur dengan girang, meski di dalam titik terendah dalam hidup saya. Iman masih tetap ada. Kepercayaan … Continue reading Brace Yourself, Ramadhan is coming.

What this (last) year have taught you?

    Kalimat ini menjadi judul di catatan pemimpin redeaksi Majalah CLEO edisi Desember 2012. Jeder.. ga biasanya sih begitu buka majalah tetiba berhenti di bagian tulisan pemred. Tapi begitu liat judul ini rasanya diri saya langsung membeku. Tiba-tiba ada rasa takut yang datang. Setelah saya cek lagi kenapa ada rasa ini. Ternyata saya takut … Continue reading What this (last) year have taught you?