Hanya Orang Spesial

Aku baru ingat, malam itu kamu bilang..

“Yaudah gapapa (punya orang special lain selain pacar kamu) kan hubungannya ga kemana-mana”

Entah itu kode atau bukan –kamu sepertinya manusia yang terlalu sederhana untuk menyiapkan kode jitu seperti itu- aku senang. Kalimat itu seperti approval untuk perasaan berbeda ini ke kamu. Ah, ini konteks kalimatnya seolah si orang spesial itu baca ya. -_-

*uhukuhuk*

Jadi gini, ini cerita tentang saya dan seseorang yang terlalu spesial untuk dijadikan mantan, pacar kedua, atau calon suami cadangan. Nah, kalau kalian pernah mengalami perasaan seperti ini juga, pasti deh akan banyak pertanyaan yang muncul.

  1. Apakah ini perasaan cinta?
  2. Apakah perasaan ini salah?
  3. Haruskah dia tau kalau dia itu orang special bagi saya?
  4. Trus kalau dia udah tau, trus mau apa?
  5. Apakah perasaan ini akan hilang?
  6. Etc

Itu pertanyaan-pertanyaan saya. Tapi saya jugalah yang akan menjawabnya.

Dulu, cinta dalam definisi saya adalah seseorang yang bersedia menjadi suami saya. Tapi saat ada orang yang udah bersedia jadi suami eh saya nya nyantol ke yang lain, saya kembali mempertanyakan makna cinta.

Ternyata dalam pencarian definisi cinta, kita terlebih dahulu perlu menemukan akar dari cinta. Akar cinta adalah ketertarikan. Dan ketika ketertarikan itu menjalar tumbuh, maka batangnya adalah perasaan nyaman, nah barulah setelah itu tumbuh ranting-ranting suka yang membuahkan rasa cinta yang rimbun oleh rasa sayang. Di dalam case saya ini, saya membiarkan ketertarikan saya tumbuh. Walaupun saya tidak bisa memastikan apakah pohon ini sudah berdaun ataupun berbunga.

***

Salah saya memang, iya , saya salah. Banyak mungkin perempuan-perempuan diluar sana yang tidak suka (iri :P) karna begitu mudahnya saya jatuh suka. Sementara yang lain sedang berdarah-darah mencoba melupakan cintanya. Kalau ada yang bête, please talk to my hand. Karna bakalan useless buat ngomong ke saya kalau saya harus berhenti menyukai dia.

Menjawab pertanyaan ke tiga, iya harus, itu menurut saya. Kalau ada yang ga setuju lagi. Terserah deh. 😛

Saya itu menyetujui benar liriknya Imagine Dragons yang On Top of The World ituh…

If you love somebody
Better tell them while they’re here ’cause
They just may run away from you

You’ll never know quite when, well
Then again it just depends on
How long of time is left for you

Trus juga kalau menurut Goo Goo Dolls pas di Iris kan

….

If everythings made to be broken

I just want u to know who I am

See?

Saya percaya bahwa, ada semangat tersendiri yang terhadirkan ketika kamu tau kalau kamu itu special untuk seseorang. Semacam semangat untuk hidup, semangat bahwa kita itu berarti, walau cuma untuk satu orang.

*psssst, saya ga tahan baca puisi dia -yang bagus banget soal saya, dan itu puisi pas banget dengan diri saya, pengandaiannya manis,membaca puisi itu seperti teh melati buat saya, menenangkan, menyemangatkan- jadi malam setelah masing masing balik rumah, saya bilang deh “ummmm, actually ur presence is the thing I really really looking for, for my birthday #awkward ” :OOOOOOOOOOO

*pssstttt, di blognya dia nge-post puisi itu di bagian paling bawah tertulis –> P.S : yes, this one is especially made for one of my best person :D , lagi-lagi saya bingung apakah itu kode atau bukan –karna dia bukan tukang kode sepertinya- kenapa dia ga bilang friend, karna dia ga mau friendzone-in guweh?

*ke-PD-an*

*clear throat*

Sekarang, kami berada di posisi nyaman –bagi saya, sangat nyaman- dia hadir dengan banyak arti yang bisa saya resapi. Semacam dia tau dan saya paham, ada sesuatu di antara kita. sesuatu yang ga ada namanya. ini pas banget ama lagunya maliq d’essentials yang inihh..

Katanya ketika kamu jatuh cinta dengan orang yang mirip dengan kamu –disini saya dan dia mirip karna kita sama passionate soal kata, buku, dan tulisan- pelajaran yang bisa diambil adalah kamu lebih bisa menghargai dan mencintai dirimu sendiri, juga mengenal kembali mimpi-mimpimu yang redup.

Dia itu seperti sebatang korek api yang bisa menyalakan api unggun besar di diri saya. Saya hanya ingin terus di posisi ini bersamanya. Tidak ingin berubah, tidak ingin menyakiti dia, tidak ingin jauh dari dia. Huhhh, kalau saya memang cinta sama dia. Saya tetap tidak akan memilikinya, saya terlanjur janji dengan malaikat saya dari luar negri. Kalau memang saya mencintai dia. Terkadang, hidup tidak merelakan untuk menikahi orang yang dicintai. Tapi mencintai orang yang dinikahi, bukan?

Saat saya menikah dengan malaikat itu nanti, tidak aka nada lagi cinta saya untuk dia. Tapi, saat saya menikah dengan malaikat itu nanti, saya usahakan dia hadir disana, sebagai abang terbaik saya yang pernah ada. Sekarang saya mengusahakan agar tidak menyakitinya, dengan menjadikannya sebagai abang.

One does not simply, bro-zone is coming. 😀

PS: saya menyukai dia sudah sangat lama, 2 tahun yang lalu mungkin.

PSS: aku bahagia tentang kita

PSSS: boleh dicoba baca ini sambil dengerin Ternyata Cinta-Padi 😉

Be Fierce,

Azmi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s