Terkejar dengan Terbata

Satu saat
Aku kesal
Ambisi terlalu membakar
Cinta lalu jauh tertinggal
Lebur ditengah padang damar

Disatu yang lain
Khilaf aku bersalah
Menjunjung ragam lingkar besar atas rasa
Memaksa gravitasi menjatuhkan segala cita dengan tidak sengaja

Kini waktu mengejar
Dan sebelumnya sudah menampar
Merobek mata hati dalam gelapnya rimba yang terputar-putar
Renta ia berbisik “harusnya kamu lewat sini, nak!”

***

Satu nanti,
Ingin ku dapati
Daun warna-warni
Yang terlukis dalam exagrasi ledakan diri

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s