Pengakuan Pecundang

Inilah aku yang berlari
dari kelelahan jagad
menuju kesempitan dunia sendiri

inilah aku yang menyerah
muntah dan terengah-engah
antara dengung penyesalan
dalam lautan ketidak mengertian

inilah aku yang sangat membenci
akan keterbatasan diri pribadi
yang rusuh
ribut
lena
yang hanya bisa mematung
yang selalunya bisa terisak
yang padanya hanya ada kerontang jiwa
juga sepi sedan kusutna pemikiran

inilah aku yang berusaha tak peduli
menutup diri
dan lucunya masih tetap beringin suci

inilah aku yang berbalik arah
karna ketakutan
lebatnya rimba
sementara otak pincang dan hati nyeri tak terduga

inilah aku yang terisak
sambil berusaha berhenti menangis
mengambil langkah menjauh
dan pura-pura tidak tahu
sekeliling dari pagar ayu, duniaku

Advertisements

4 thoughts on “Pengakuan Pecundang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s